Manajer Liverpool Jurgen Klopp: Arsenal Bukan Tim Terbaik Kedelapan Musim Lalu
Jurgen Klopp menegaskan, musim ini persaingan menuju tangga juara tidak hanya akan dikuasai oleh timnya, Liverpool, dan Manchester City. Sang manajer yakin, kali ini kompetisi di liga akan semakin terbuka.
Pria Jerman itu berhasil menghadirkan kembali trofi Liga Primer Inggris ke Anfield untuk pertama kalinya setelah penantian 30 tahun pada musim lalu, dengan The Reds menuntaskan kampanye 2019/20 memegang keunggulan 18 poin dari pasukan Pep Guardiola, yang unggul 15 pion dengan rival di bawahnya yaitu Manchester United dan Chelsea.
Kendati ada kesenjangan poin pada musim lalu, Klopp melihat musim ini akan berjalan jauh lebih ketat. Sang juru taktik tak mengesampingkan Tottenham Hotspur dan lawan Liverpool berikutnya, Arsenal, di jalur juara edisi 2020/21.
The Gunners sendiri merampungkan musim lalu di posisi delapan besar, mengumpulkan 43 poin, kontras dengan sang juara yang mengklaim 99 poin. Namun Klopp yakin, skuad Mikel Arteta, yang mengalahkan klub Merseyside di Community Shield lewat adu penalti, adalah calon penantang juara musim ini.
“Mereka berada di posisi delapan karena mereka tidak memiliki waktu untuk mengatur situasi,” tutur Klopp, merujuk fakta bahwa Arteta tidak ditunjuk sampai Desember.
“Mereka bukan tim terbaik kedelapan di liga, mereka mungkin bisa lolos ke Eropa dengan mudah [via jalur liga], bahkan Liga Champions,” lanjutnya.
“Liga Primer dan tim-tim ini terlalu bagus, Anda tidak bisa menentukan musim sebelum dimulai. Itu tidak berjalan demikian,” kata Klopp lagi.
“Man City, saya kira mungkin orang-orang menilai mereka mengalami kesulitan di laga kontra Wolves karena Wolves benar-benar tim yang bagus, dan di babak kedua mereka bisa mendapatkan satu poin,” ulasnya.
“Tak ada tim yang aman dari hal-hal seperti ini, jadi kami harus bekerja dengan super keras, dan kami tidak boleh terpengaruh dengan tim lain. Ketika kami menghadapi mereka, kami ingin mengalahkan mereka,” tegas Klopp.
“Ini adalah persaingan terbuka, Chelsea akan ada di sana, [Manchester] United akan di sana, Arsenal, Tottenham, tim-tim ini akan selalu berada di sana,” jelas Klopp.
“Ada momen sulit bagi kami dan tim-tim lain, dan ini tentang bagaimana Anda bereaksi dan melakukannya dengan cara yang tepat,” sambungnya.
“Ini semacam maraton, bukan sprint, Anda harus melalui banyak momen. Saya tidak tahu kenapa hari ini kami membicarakan tentang memenangkan liga, saya tidak tahu siapa yang akan juara, tapi saya tahu betul banyak tim akan berusaha [menjadi juara],” seru Klopp.
Liverpool memulai perjuangan mereka mempertahankan gelar juara dengan raihan kemenangan atas Leeds United dan Chelsea, mencetak enam gol di kedua laga tersebut.